Paskah telah tiba. Dan UN sebentar lagi juga tiba. Ini momen
yang gue nanti. Paskah ini, gue bersilahturami di salah satu lembaga yang nggak
ingin disebutin namanya. Pertama gue datang gue langsung disambut satpam yang
super galak. Oh no, kata gue dalam hati, satpamitu langsung menghampiri gue
dengan muka curiga.
Satpam : mau kemana dek?
Gue : mau masuk
pak
Satpam : darimana ? (sambil gertakan gigi)
Gue : dari rumah
pak (pipis dikit di celana)
Satpam : dek kamu tahu
nggak ?!!!!1
Gue : nggak tahu
pak!
Satpam : benar nggak
tahu? Sambil ngancam
Gue : ia, pak
.sumpah gue nggak tahu... (mata berkaca-kaca)
Satpam : gue tanya sekali lagi ya . kamu tahu nggak topi
bapak dimana?
Gue : ha..(muka
bengong 200% drop)
Satpam : saya kira kamu
tahu dek ya udah masuk...
Gue : maksaih
pak. Tapi pak bapak tahu nggak?
Satpam : apa dek ?
nggak tahu
Gue : dari tadi
kaki saya bapak injak.....
Satpam : oh ... sorry
Untung gue selamat dari cengkraman maut pak satpam itu. Gue kira
satpam yang mukanya menakutkan itu benar-benar galak. Tapi sebenarnya dia hati
yang lemah lembut. Walaupun kaki gue diinjak , ya gue anggap itu sebagai hilaf
saja
Nb: jangan melihat orang dari luarnya tapi dari dalamnya .
No comments:
Post a Comment